Surat untuk Hujan
Dear Hujan, Hai hujan, akhir-akhir ini dirimu sering membasahi bumi ya, terutama di senja hari ketika aku pulang sekolah. Aku sering melihat kehadiranmu. Begitu kocar-kacirnya larian orang-orang saat dirimu turun. Haha, lucu sekali ya melihat reaksi mereka ketika dirimu turun. Apakah dirimu tahu, hujan? Dirimu selalu berhasil menghipnotis orang-orang. Dirimu selalu berhasil membuat mereka teringat seseorang yang selalu singgah dihati mereka masing-masing. Yah, termasuk aku. Dirimu selalu berhasil menghipnotisku. Sebenarnya, ada mantra apa dibalik dirimu? Kenapa setiap kali aku melihatmu, kenangan manis yang telah lampau selalu mampir kembali di ingatanku? Bukan aku terlalu lebay, tapi nyatanya setiap dirimu turun, selalu ada saja satu kenangan manis yang mampir diingatanku. Mungkin karena hal itulah aku suka dirimu, hujan. Aku selalu senang ketika dirimu turun membasahi bumi. Aku suka ketika rintik kecil airmu menempel dengan nyamannya d...