Surat Jika Kelak Aku Tua
Aku tidak mau gegabah menilik masa depan seperti apa. Bahkan aku pun tak tau apakah 5 tahun ke depan, aku masih hidup atau tidak. Semakin lama aku hidup, semakin aku sadar jika tidak ada yang pasti di dunia ini, kecuali kematian. Tapi izinkan aku menulis ini. Menulis adalah salah satu bentuk menolak lupa. Aku ingin menulis ini untuk mengingatkan diriku sendiri di masa tua (kalau masih hidup). Semua yang kutulis ini adalah pengingat dariku dan untukku kelak jika aku tua. Bukan hanya orang tua yang punya hak untuk menasihati. Orang muda pun punya hak untuk di dengarkan. ——— Aku tidak ingin jadi tua yang menyebalkan. Orang tua memang lebih lama hidup dari kita, pengalaman hidupnya lebih banyak dari kita. Tapi tidak seharusnya jadi menyebalkan yang menakuti orang muda dengan narasi pengalaman gagalnya di masa muda. "Sudah lulus sekolah cari kerja saja, bantu orang tuamu membiayai adikmu! Kami tidak sanggup membiayaimu untuk kuliah." Tidak! Biarkan dia mencoba dulu, biarkan dia m...