Posts

Showing posts from June, 2020

Learn to Listen

Image
Ketika kecil orang tua suka memberikan nasihat pada anaknya. Di ujung nasihat mereka, selalu tersempil kalimat yang kurang lebih seperti ini: “Orang tua lebih berpengalaman. Jadi dengarkan nasihatnya.” Waktu kecil aku menggerutu kalau denger kalimat seperti itu, emangnya orang tua punya pengalaman apa sih, kok mereka selalu bilang kayak gitu, gumamku. Hahaha, ya itu kepolosan masa kanak-kanakku. Sekarang, merangkak dari fase remaja ke dewasa, malah sebaliknya. Aku suka mendengar pepatah dan cerita dari mereka yang lebih berpengalaman dariku. Aku selalu suka mendengarkan cerita dan pengalaman orang lain. Aku bisa belajar dan menyadari banyak hal dari cerita mereka tanpa harus terjeblos ke dalam pengalamannya. Pengalaman orang lain juga sangat berarti bagi prosesku menjadi dewasa. Betapa itu adalah ilmu yang takkan didapatkan di bangku sekolah manapun. Sangat berguna dan berharga. Aku berterima kasih pada sesiapa yang telah menitipkan cerita dan pengalamannya padaku. Jangan bosan-bosan...

Mencoba Yakin di Tengah Ketidak Pastian

Image
Tahun ini umurku genap 20 tahun. Cukup banyak harapan yang kugantungkan. Jauh-jauh hari sebelum aku berumur 20, aku sudah menyiapkan banyak rencana. Semuanya kulakukan untuk menyambut umurku yang berkepala dua dengan lembaran baru. Tapi lagi-lagi manusia memang makhluk penuh batas, kita hanya bisa berencana. Lagi-lagi, kuasa semesta alam bergantung pada kehendak-Nya. Tahun ini ternyata dibuka dengan berbagai kabar yang menyesakkan hati, dengan musibah yang belum kunjung tertangani. Dengan kondisi dunia yang seperti ini, jelas manusia merasa lebih terbatasi, terlebih dengan semua keterbatasan yang memang melekat pada hakikatnya sebagai mahkluk. Kemarin-kemarin, aku merasa tertekan sekali dengan kabar yang terdengar, terlihat, maupun terbaca di berbagai macam media. Belum lagi tertekan ketika memikirkan semua rencana yang telah kusiapkan. Aku menggantungkan rencana di langit tahun ini, tapi siapa dapat menduga bahwa sekarang rencana-rencana itu baru sempat tergantung pada lelangitan ruma...

Perempuan

Image
Sadar atau tidak, perempuan seringkali diolok-olok dan dijadikan objek visual. Secara tidak langsung, society menuntut perempuan untuk selalu bisa memuaskan sesiapa yang memandangnya. Kulitnya harus putih, rambutnya harus lurus, giginya harus berkilau, bulu matanya harus lentik, hidungnya harus mungil, matanya harus segar, bibirnya harus merona, tubuhnya harus langsing dan montok, wajah dan permukaan kulitnya tidak boleh berkomedo apalagi berjerawat. Betapa melelahkan! Kalau dipandang kurang memuaskan, kadang perempuan disenggol dengan pertanyaan; "perempuan kok gitu sih?" Seolah memang ada undang-undang yang mendikte bahwa perempuan musti seperti barbie . Huh. Menyebalkan. Kalau perempuan diciptakan untuk memuaskan sesiapa saja yang memandangnya, kurasa Tuhan tidak akan menciptakan perempuan. Karena fungsi itu telah terwakilkan dengan bunga-bungaan yang bewarna-warni dan beraneka ragam keindahannya. Juga terwakilkan dengan alam yang tentu saja dapat meneduhkan sesiapa saja ...