Perempuan

Sadar atau tidak, perempuan seringkali diolok-olok dan dijadikan objek visual. Secara tidak langsung, society menuntut perempuan untuk selalu bisa memuaskan sesiapa yang memandangnya. Kulitnya harus putih, rambutnya harus lurus, giginya harus berkilau, bulu matanya harus lentik, hidungnya harus mungil, matanya harus segar, bibirnya harus merona, tubuhnya harus langsing dan montok, wajah dan permukaan kulitnya tidak boleh berkomedo apalagi berjerawat. Betapa melelahkan!

Kalau dipandang kurang memuaskan, kadang perempuan disenggol dengan pertanyaan; "perempuan kok gitu sih?" Seolah memang ada undang-undang yang mendikte bahwa perempuan musti seperti barbie. Huh. Menyebalkan.

Kalau perempuan diciptakan untuk memuaskan sesiapa saja yang memandangnya, kurasa Tuhan tidak akan menciptakan perempuan. Karena fungsi itu telah terwakilkan dengan bunga-bungaan yang bewarna-warni dan beraneka ragam keindahannya. Juga terwakilkan dengan alam yang tentu saja dapat meneduhkan sesiapa saja yang memandangnya. Sayangnya bukan karena itu perempuan diciptakan. Perempuan diciptakan sebagaimana laki-laki; makhluk berakal. Punya hak dan kesempatan yang sama! 💫
Sumber gambar: Pinterest

Comments

Popular posts from this blog

Surat untuk Adik Laki-lakiku

Berdiskusi Diri

To My Self